JAKARTA - Bogor dikenal sebagai kota tujuan singkat yang selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama dari Jakarta dan sekitarnya.
Selain udara sejuk dan destinasi alam, daya tarik utama kota hujan ini juga terletak pada kekuatan kulinernya. Menariknya, hingga tahun 2026, sejumlah makanan legendaris Bogor justru kembali viral dan digemari lintas generasi. Bukan karena tren semata, melainkan karena cita rasa yang konsisten, porsi mengenyangkan, dan harga yang tetap ramah di kantong.
Di tengah maraknya kuliner modern, beberapa sajian klasik Bogor justru bertahan dan terus diburu wisatawan. Mulai dari makanan berkuah yang kaya rempah, hidangan berbumbu kacang yang khas, hingga street food legendaris yang sudah puluhan tahun eksis. Berikut ini tiga rekomendasi kuliner viral di Bogor 2026 yang wajib dicoba saat berkunjung.
Kuliner Berkuah Gurih Favorit Sepanjang Waktu
Soto Mie Mang Ohim
Soto Mie Mang Ohim menjadi salah satu kuliner Bogor yang konsisten viral hingga 2026. Warung ini dikenal dengan kuah santan gurih yang kaya rasa serta isian yang melimpah. Lokasinya berada di Jalan Raya Taman Cimanggu No 22, Tanah Sereal, Bogor, dan cukup mudah dijangkau dari pusat kota. Jam buka mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB, bahkan bisa sampai pukul 20.00 WIB saat kondisi ramai.
Menu andalan di tempat ini tentu saja soto mie dengan porsi besar. Isinya terdiri dari mie kuning, daging sapi empuk, kikil, kol, tomat, serta risol goreng renyah yang menjadi ciri khas. Kuahnya memadukan rasa bening dan santan yang segar, ditambah perasan jeruk limau serta sambal rawit yang memberikan sensasi pedas menyegarkan. Harga soto mie dibanderol sekitar Rp23.000 hingga Rp35.000 per porsi. Tambahan risol renyah seharga Rp4.000 hingga Rp5.000 per buah sangat direkomendasikan. Untuk pengunjung baru, porsi reguler sudah cukup mengenyangkan dengan estimasi biaya makan Rp25.000 sampai Rp50.000 per orang.
Doclang Legendaris yang Bisa Dinikmati 24 Jam
Doclang 405 Jembatan Merah
Doclang 405 Jembatan Merah kembali viral karena keunikannya yang buka 24 jam penuh. Lokasinya sangat strategis, hanya sekitar 100 meter dari Stasiun Bogor. Warung ini berada di depan Pasar Devris Jembatan Merah, kawasan Panaragan, Bogor Tengah, sehingga mudah ditemukan oleh wisatawan.
Menu utamanya adalah doclang komplit yang terdiri dari ketupat daun patat, tahu kuning, kentang rebus, dan saus kacang kental dengan rasa manis gurih. Ketupatnya dimasak hingga 12 jam, menghasilkan aroma khas serta tekstur yang empuk. Sambal rawit menjadi pelengkap favorit bagi pencinta rasa pedas. Harga doclang sangat terjangkau, mulai Rp11.000 untuk porsi tanpa telur dan Rp14.000 untuk porsi komplit. Tersedia juga opsi setengah porsi bagi yang ingin mencicipi tanpa terlalu kenyang. Dengan harga ramah dan porsi mengenyangkan, estimasi biaya makan di sini berkisar Rp15.000 hingga Rp25.000 per orang.
Street Food Ikonik dengan Cita Rasa Autentik
Cungkring Pak Jumat
Cungkring Pak Jumat merupakan ikon kuliner legendaris Bogor yang sudah berdiri sejak tahun 1975. Hingga 2026, kuliner ini tetap diburu wisatawan karena cita rasanya yang autentik dan tidak berubah. Lokasinya berada di Jalan Suryakencana No 285, Babakan Pasar, Bogor Tengah, kawasan yang dikenal sebagai pusat kuliner legendaris.
Menu utama di sini berupa kikil sapi yang dipotong kecil-kecil, disajikan bersama lontong dan tempe goreng. Semua bahan tersebut kemudian disiram bumbu kacang manis gurih dan kecap khas. Tekstur kikilnya empuk dengan sensasi sedikit renyah yang unik.
Cara penyajiannya pun masih tradisional, menggunakan tusuk lidi, sehingga menambah kesan street food klasik. Harga satu porsi cungkring komplit berkisar Rp18.000 hingga Rp20.000. Tersedia pula porsi jumbo untuk dinikmati bersama. Karena sering sold out, pengunjung disarankan datang pagi hari. Estimasi biaya makan lengkap dengan minuman sekitar Rp25.000 hingga Rp50.000 per orang.
Kuliner Legendaris yang Tetap Relevan di Tengah Tren
Tiga kuliner viral di Bogor 2026 ini membuktikan bahwa makanan legendaris tetap memiliki tempat di hati penikmat kuliner, meski tren terus berubah. Soto mie dengan kuah gurih, doclang berbumbu kacang khas, hingga cungkring legendaris menawarkan pengalaman makan yang sederhana namun berkesan. Jika berkunjung ke Bogor, menyempatkan diri mencicipi ketiganya akan melengkapi perjalanan wisata dengan rasa autentik yang sulit dilupakan.