Cara Merawat Tas Kulit

Jangan Sampai Salah Perawatan, Ini 5 Cara Merawat Tas Kulit Agar Tetap Awet dan Tahan Lama

Jangan Sampai Salah Perawatan, Ini 5 Cara Merawat Tas Kulit Agar Tetap Awet dan Tahan Lama
Jangan Sampai Salah Perawatan, Ini 5 Cara Merawat Tas Kulit Agar Tetap Awet dan Tahan Lama

JAKARTA - Tas kulit sering dipilih bukan hanya karena tampilannya yang elegan, tetapi juga karena daya tahannya yang dikenal lebih lama dibandingkan material lain.

Banyak orang menjadikan tas kulit sebagai investasi gaya jangka panjang, baik untuk kebutuhan kerja maupun koleksi pribadi. Namun, ketahanan tersebut tidak datang dengan sendirinya tanpa perawatan yang tepat.

Sebagai bahan alami, kulit memiliki karakteristik khusus yang membuatnya rentan terhadap kekeringan, perubahan bentuk, hingga pertumbuhan jamur. Jika tidak dirawat dengan benar, tas kulit—bahkan yang berharga mahal—dapat kehilangan kilau dan kualitasnya dalam waktu relatif singkat. Oleh karena itu, memahami cara merawat tas kulit dengan benar menjadi hal yang sangat penting.

Dengan perawatan rutin dan metode penyimpanan yang tepat, tas kulit justru akan semakin indah seiring bertambahnya usia. Berikut ini MomsMoney rangkum lima cara merawat tas kulit agar awet, dilansir dari Leather Honey, Vogue, dan The Spruce.

Membersihkan Tas Kulit dengan Produk yang Tepat

1. Gunakan produk pembersih khusus kulit

Langkah pertama dalam merawat tas kulit adalah memastikan proses pembersihannya dilakukan dengan benar. Hindari membersihkan tas kulit menggunakan sabun cuci piring atau detergen karena bahan tersebut dapat menghilangkan minyak alami pada kulit. Jika minyak alami ini hilang, permukaan kulit akan menjadi kering dan mudah pecah-pecah.

Sebagai alternatif, gunakan kain microfiber yang sedikit lembap untuk menyeka permukaan tas dari debu dan kotoran ringan. Untuk hasil yang lebih optimal, Anda juga dapat menggunakan cairan pembersih khusus kulit atau leather cleaner. Pembersihan sebaiknya dilakukan secara rutin, misalnya seminggu sekali, agar kotoran tidak masuk ke dalam pori-pori kulit.

Membersihkan tas secara berkala sangat penting untuk mencegah noda permanen yang sulit dihilangkan. Perawatan sederhana ini dapat menjaga tampilan tas tetap bersih dan terawat dalam jangka panjang.

Menjaga Kelembapan Kulit Agar Tetap Lentur

2. Berikan pelembap secara berkala

Kulit pada tas, sama seperti kulit manusia, membutuhkan hidrasi agar tetap lentur dan tidak kaku. Tanpa kelembapan yang cukup, serat kulit bisa mengering dan akhirnya retak. Karena itu, penggunaan kondisioner atau pelembap khusus kulit menjadi bagian penting dari perawatan tas kulit.

Pakar dari Leather Honey menyarankan pemberian kondisioner setiap 3–6 bulan sekali, tergantung seberapa sering tas digunakan. Oleskan produk secara merata menggunakan kain lembut, lalu diamkan hingga meresap sempurna. Proses ini membantu menjaga kilau alami tas sekaligus memperpanjang usia pakainya.

Kondisioner berfungsi untuk mengunci kelembapan pada serat kulit, sehingga tas lebih tahan terhadap perubahan suhu lingkungan yang ekstrem. Dengan perawatan ini, tas kulit tidak hanya terlihat bagus, tetapi juga tetap nyaman digunakan.

Melindungi Tas dari Panas dan Air Berlebih

3. Hindari paparan sinar matahari dan air berlebih

Paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama dapat menyebabkan warna tas memudar dan membuat kulit menjadi rapuh. Panas berlebih merupakan salah satu musuh utama tas kulit karena dapat menguapkan minyak alami di dalamnya secara paksa.

Selain sinar matahari, air juga dapat merusak struktur kulit jika dibiarkan terlalu lama. Jika tas kulit terkena air hujan, segera lap dengan kain kering yang lembut dan biarkan mengering secara alami. Hindari penggunaan hair dryer atau alat pemanas lainnya karena suhu panasnya dapat merusak struktur seluler material kulit.

Dengan menjaga tas dari panas dan air berlebih, Anda dapat mempertahankan tekstur serta warna tas agar tetap seperti semula.

Menjaga Bentuk Tas Saat Disimpan

4. Simpan dengan metode stuffing menggunakan isian

Kesalahan umum dalam menyimpan tas kulit adalah membiarkannya kosong atau menumpuknya dengan tas lain. Cara ini dapat menyebabkan bentuk tas berubah atau muncul lipatan permanen yang sulit diperbaiki. Untuk mencegah hal tersebut, metode stuffing sangat disarankan.

Caranya cukup mudah, yaitu dengan mengisi bagian dalam tas menggunakan kertas tisu bebas asam atau kain bersih. Hindari penggunaan kertas koran karena tintanya dapat luntur dan menodai bagian dalam tas kulit.

Metode stuffing membantu menjaga struktur tas tetap tegak dan mencegah kerutan yang dapat berkembang menjadi retakan di kemudian hari. Dengan bentuk yang terjaga, tas kulit akan tetap terlihat rapi meski disimpan dalam waktu lama.

Penyimpanan Aman untuk Jangka Panjang

5. Gunakan dust bag untuk penyimpanan jangka panjang

Saat tas kulit tidak digunakan, sebaiknya jangan dibiarkan terpapar udara bebas yang penuh debu dan kelembapan. Gunakan dust bag berbahan katun yang biasanya disertakan saat pembelian tas. Jika tidak tersedia, sarung bantal berbahan halus bisa menjadi alternatif yang aman.

Perlu diingat, tas kulit membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Oleh karena itu, hindari menyimpannya dalam plastik kedap udara. Plastik dapat memerangkap kelembapan yang berisiko memicu pertumbuhan jamur, yang sangat sulit dihilangkan dari permukaan kulit.

Dengan penyimpanan yang tepat, tas kulit akan tetap aman dan terjaga kualitasnya meski jarang digunakan.

Itulah lima cara merawat tas kulit agar awet dan tahan lama. Meski membutuhkan sedikit usaha ekstra, perawatan yang konsisten akan memberikan hasil sebanding dengan usia pakai tas yang jauh lebih panjang. Mulai dari pembersihan rutin, pemberian pelembap, hingga penyimpanan yang benar, setiap langkah memiliki peran penting dalam menjaga kualitas tas kulit.

Dengan perawatan yang tepat, tas kulit kesayangan Anda tidak hanya bertahan lama, tetapi juga akan terlihat semakin indah seiring berjalannya waktu. Konsistensi adalah kunci utama agar tas tetap terlihat mewah dan bebas dari kerusakan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index