Gozco

Gozco Tambah Kepemilikan, Saham Bank Neo Commerce Menguat Signifikan

Gozco Tambah Kepemilikan, Saham Bank Neo Commerce Menguat Signifikan
Gozco Tambah Kepemilikan, Saham Bank Neo Commerce Menguat Signifikan

JAKARTA - Pergerakan saham PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) kembali mencuri perhatian pasar setelah adanya aksi korporasi dari salah satu pemegang sahamnya.

Sentimen positif yang sebelumnya sudah terbentuk kian kuat ketika PT Gozco Capital menambah porsi kepemilikan sahamnya. Aksi ini tidak hanya memantik optimisme para pelaku pasar, tetapi juga menggerakkan harga saham BBYB secara agresif sejak awal perdagangan.

Lonjakan harga yang terjadi pada hari ini menjadi refleksi dari meningkatnya kepercayaan investor terhadap fundamental dan arah bisnis Bank Neo Commerce dalam jangka menengah.

Sejak pagi, dinamika perdagangan BBYB terlihat intens. Ketika pasar dibuka pada Kamis, 27 November 2025, saham BBYB memulai sesi di level Rp396 per saham. Namun, antusiasme investor sepanjang sesi pertama membuat harga bergerak melesat hingga akhirnya ditutup pada Rp488 per saham. 

Laju kenaikan tersebut mencapai 28,42%, menjadikan BBYB sebagai salah satu saham dengan performa paling menonjol dalam perdagangan hari ini. Sentimen kuat yang mendorong reli ini tidak lepas dari aksi penambahan kepemilikan saham oleh Gozco Capital, yang menjadi katalis utama dan mempertegas keyakinan pasar terhadap prospek bisnis bank digital tersebut.

Dampak Aksi Korporasi Gozco terhadap Pergerakan Saham

Gozco Capital, salah satu pemegang saham BBYB, resmi menambah portofolionya dengan membeli 72,45 juta lembar saham. Berdasarkan laporan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), langkah tersebut membuat jumlah kepemilikan Gozco meningkat dari 962,93 juta lembar saham menjadi 1,03 miliar lembar saham. Dengan tambahan ini, proporsi kepemilikannya pun naik dari 7,21% menjadi 7,76%.

Kenaikan kepemilikan tersebut serta-merta memberikan sinyal kuat kepada investor bahwa pemegang saham besar tetap memandang cerah prospek BBYB. Reaksi pasar terlihat langsung melalui lonjakan harga, menandakan bahwa aksi korporasi tersebut dipersepsikan sebagai bentuk kepercayaan yang semakin tinggi terhadap kinerja dan arah perusahaan.

Bersamaan dengan bertambahnya porsi Gozco, kepemilikan publik justru mengalami penurunan. Semula masyarakat menguasai 52,82% atau setara dengan 7,05 miliar lembar saham. 

Setelah aksi ini, kepemilikannya turun menjadi 52,27% atau 6,98 miliar lembar saham. Sementara itu, dua pemegang saham besar lainnya, yakni PT Akulaku Silvrr Indonesia dan Rockcore Financial Technology Co. Ltd, tercatat tidak mengalami perubahan. Keduanya tetap memegang masing-masing 34,45% atau 4,59 miliar lembar saham, serta 5,52% atau sekitar 736,97 juta lembar saham.

Sentimen Positif dari Laporan Kinerja Keuangan

Selain karena aksi Gozco, kenaikan BBYB juga didorong oleh sentimen positif yang sudah muncul terlebih dahulu dari laporan kinerja kuartal III-2025. Bank Neo Commerce berhasil mencatatkan lonjakan laba signifikan hingga lebih dari seratus kali lipat. Pada September 2025, laba BBYB mencapai Rp464,00 miliar, melambung jauh dari Rp4,06 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja profitabilitasnya pun menunjukkan peningkatan tajam. Return on assets (ROA) per September 2025 tercatat mencapai 3,45%, naik drastis dibandingkan 0,03% pada September 2024. Sementara itu, return on equity (ROE) juga menunjukkan lonjakan signifikan, yakni dari 0,16% pada September 2024 menjadi 16,96% pada periode yang sama di tahun 2025.

Tidak hanya dari sisi laba dan rasio profitabilitas, pertumbuhan aset BBYB turut memberikan gambaran solidnya kinerja bank digital ini. Total aset tercatat mencapai Rp18,43 triliun, meningkat dari posisi per 31 Desember 2024 yang berada di level Rp17,41 triliun. Tren pertumbuhan aset ini memperkuat analisis bahwa ekspansi dan transformasi digital BBYB masih berjalan progresif.

Dinamika Pasar dan Reaksi Investor

Lonjakan harga saham BBYB bukan hanya disebabkan oleh aksi korporasi, tetapi juga oleh kondisi pasar yang saat ini sedang memperhatikan emiten-emiten yang menunjukkan fundamental membaik. Kehadiran pemegang saham besar yang kembali meningkatkan kepemilikannya memberikan sinyal kuat tentang prospek perusahaan, memicu reaksi cepat dari investor retail maupun institusi.

Selain itu, pasar melihat bahwa Gozco Capital tidak sekadar menjadi pemegang saham pasif. Penambahan porsi kepemilikan ini dianggap sebagai dukungan terhadap arah strategi yang dijalankan manajemen BBYB. Faktor-faktor tersebut saling menguatkan sehingga memicu penguatan harga yang signifikan pada sesi perdagangan hari ini.

Prospek Ke Depan bagi Bank Neo Commerce

Dengan kombinasi antara fundamental yang kuat, dukungan pemegang saham besar, serta respons positif pasar, BBYB kini berada dalam momentum penting yang dapat meningkatkan posisi kompetitifnya di industri perbankan digital. Laba yang meningkat drastis serta pertumbuhan aset yang solid memperlihatkan bahwa transformasi dan strategi digital bank ini mulai memberikan hasil nyata.

Aksi Gozco yang menambah kepemilikan bisa diartikan sebagai keyakinan terhadap masa depan bisnis BBYB, terutama di tengah kompetisi ketat antarbank digital. Dengan kinerja yang terus meningkat, investor menilai bahwa bank ini memiliki peluang besar untuk memperluas pangsa pasar serta memperkuat model bisnisnya pada tahun-tahun mendatang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index