Prediksi Pergerakan IHSG Selasa 10 Maret 2026, Simak Rekomendasi Saham Pilihan

Selasa, 10 Maret 2026 | 13:51:51 WIB
Prediksi Pergerakan IHSG Selasa 10 Maret 2026, Simak Rekomendasi Saham Pilihan

JAKARTA - Pergerakan pasar saham Indonesia kembali menjadi perhatian para investor pada perdagangan hari ini. 

Setelah mengalami tekanan pada sesi sebelumnya, pelaku pasar mulai mencermati peluang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta sejumlah saham yang berpotensi menarik untuk dipantau. Kondisi pasar yang fluktuatif membuat investor perlu lebih selektif dalam menentukan strategi investasi.

Perubahan sentimen global, dinamika harga komoditas, serta arus dana investor asing masih menjadi faktor utama yang memengaruhi arah pergerakan pasar saham domestik. Dalam situasi seperti ini, rekomendasi dari analis pasar sering menjadi acuan bagi investor untuk menentukan langkah yang tepat dalam perdagangan saham.

Pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, sejumlah analis memperkirakan IHSG masih menghadapi risiko koreksi. Meski demikian, beberapa saham dinilai memiliki potensi menarik untuk dicermati oleh investor, terutama bagi mereka yang menerapkan strategi buy on weakness atau membeli saham saat harga mengalami pelemahan.

IHSG Ditutup Melemah pada Perdagangan Sebelumnya

Sejumlah analis memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini risiko koreksi dan memberi rekomendasi saham unggulan pada perdagangan, Selasa, 10 Maret 2026.

Berdasarkan data IDX Mobile, Senin, 9 Maret 2026, IHSG ditutup pada level 7.337, turun 248,31 basis poin atau sebesar 3,27% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Mayoritas saham atau sebanyak 744 saham melemah, 71 saham menguat, dan 141 saham stagnan.

Secara sektoral seluruh indeks ditutup melemah, dengan indeks transportasi mencatatkan koreksi terdalam sebesar 5,22% disusul penurunan sektor properti sebesar 4,57%.

Kondisi ini menunjukkan tekanan cukup kuat pada pasar saham domestik pada sesi perdagangan sebelumnya.

Saham LQ45 yang Mengalami Penurunan Tajam

Dari Indeks LQ-45, Saham PT Perusahaan Gas Negara (persero) Tbk. (PGAS) mencatatkan koreksi terdalam hingga sebesar 13,5% ke level Rp2.050.

Disusul saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) anjlok 7,66% ke level Rp2.170, selanjutnya saham PT Indosat Tbk. (ISAT) turun 7,41% ke level Rp2.000.

Berikutnya adalah saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) ambles sebesar 6,94% ke level Rp5.700, dan saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) yang melemah sebesar 6,62% ke level Rp1.270.

Meski demikian, terdapat pula sejumlah saham yang mampu menahan tekanan pasar.

Sebaliknya, sejumlah saham yang mampu menahan laju penurunan lebih dalam adalah PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) yang menguat 4,91% ke level Rp28.300.

Disusul saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) menguat 1,46% ke level Rp10.450.

Berikutnya ada saham PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. (BBNI) naik tipis 0,47% ke level Rp4.290 serta saham PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) naik 0,40% ke level Rp1.260.

Proyeksi Pergerakan IHSG Hari Ini

Tim Analis MNC Sekuritas memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2) pada label merah.

"Hal tersebut berarti, perlu dicermati area 7.140 sebagai area koreksi berikutnya, adapun area penguatan IHSG berada pada rentang 7.391-7.421," seperti dikutip dalam riset harian, Selasa, 10 Maret 2026.

IHSG diproyeksikan bergerak pada rentang support 7.071, 7.226 dan resistance 7.481, 7.712.

Rentang tersebut menjadi area penting yang biasanya diperhatikan oleh para pelaku pasar untuk menentukan potensi arah pergerakan indeks dalam jangka pendek.

Dengan memperhatikan level support dan resistance tersebut, investor dapat mengantisipasi kemungkinan pergerakan pasar yang lebih volatil pada sesi perdagangan hari ini.

Rekomendasi Saham Pilihan Analis

MNC Sekuritas memberikan rekomendasi agar investor mempertimbangkan opsi buy on weakness untuk saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Sentul City Tbk. (BKSL), dan PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG).

Strategi buy on weakness biasanya dilakukan ketika harga saham mengalami koreksi sehingga memberikan peluang bagi investor untuk membeli pada harga yang relatif lebih rendah.

Meski demikian, keputusan investasi tetap harus mempertimbangkan berbagai faktor seperti kondisi pasar, analisis fundamental, serta profil risiko masing-masing investor.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

IHSG Dibuka Menguat pada Awal Perdagangan

Berdasarkan data RTI Infokom, pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka menguat pada posisi 7.446,55.

IHSG lalu terus bergerak menguat hingga 1,49% sesaat setelah pembukaan pada level 7.446,55.

Tercatat, 397 saham menguat, 93 saham melemah, dan 144 saham diam di tempat.

Kapitalisasi pasar IHSG terpantau menjadi Rp13.380 triliun.

Saham PT Petrosea Tbk. (PTRO) menguat 8,22% pagi ini, ke level Rp5.400 per saham.

Demikian juga saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menjadi salah satu saham yang menguat 3,40% ke level Rp3.950 per saham.

Lalu saham PT Timah Tbk. (TINS) yang juga menguat pagi ini. Saham TINS naik 5,26% ke level Rp3.600 per saham.

Pergerakan awal perdagangan ini menunjukkan adanya upaya rebound setelah tekanan yang terjadi pada sesi sebelumnya. Investor pun masih terus mencermati perkembangan pasar untuk menentukan langkah investasi selanjutnya.

Terkini